Seri Rumah Tangga Surga (Bagian 6)

0
287

Bersyukurlah!

1. Adakah penyesalan ketika seseorang masuk surga?

2. Tentu tidak ada. Mereka semua bersyukur telah mendapatkan tempat terbaik yang selama ini mereka harapkan selagi di dunia

3. Mereka semua bergembira. Tak ada ceritanya penduduk surga bergalau-galau ria di bawah sebuah pohon di tengah rintik hujan sambil meratapi nasibnya

4. “Dan mereka berkata : Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan rasa duka cita dari kami” (QS. 35 : 34)

5. Itulah hakikatnya yang dialami penduduk surga. Mereka senantiasa berzikir dan menyebut nama Allah di setiap kesempatan

6. Dan ini juga yang menjadi cerminan rumah tangga surga yang kita idamkan selagi di dunia.

7. Rumah tangga surga senantiasa dihiasi dengan kalimat syukur dan zikir yang terucap dari lisan penghuninya

8. Apapun kondisinya mereka senantiasa bersyukur. Tak pernah menyesali apa yang terjadi. Sebab Allah telah memberi kesempatan mereka berumah tangga

9. Kalaupun menyesal, disebabkan kenapa dahulu betah jomblo berlama-lama Mending segera nikah sejak awal mimpi basah hahaha

10. Maka, yang harus senantiasa dijaga dalam rumah tangga surga adalah kalimat syukur dari lisan penghuninya.

11. Penghuni rumah tangga surga tak suka berkeluh kesah meski masalah senantiasa bertambah.

12. Saat belum punya anak bersyukur, masih bisa pacaran lama-lama dengan pasangan tercinta

13. Saat anak lahir dan mengganggu waktu tidur, juga bersyukur. Sebab suara tangis anak meramaikan suasana

14. Saat belum punya rumah tetap bersyukur. Allah berikan kesempatan punya banyak tetangga karena kontrakan sering pindah-pindah

15. Apapun kondisinya senantiasa bersyukur. Sebab syukur akan menambah nikmat yang kita terima (QS. 14 : 7)

16. Punya istri satu bersyukur lah. Kelak akan Allah tambahkan….#eh Maksudnya, tambahkan nikmatNya. Bukan tambahkan istrinya hehe maunya tuh?

17. Maka biasakan bersukur, jauhi berkeluh kesah. Walaupun hakikatnya keluh kesah itu normal. Karena ini memang tabiat dasar manusia (QS. 70 : 19-20)

18. Namun Allah beri pengecualian bagi orang-orang khusus yang tak suka berkeluh kesah diantaranya yang suka menegakkan sholat (QS.70 : 22-23)

19. Itulah mengapa agar anggota keluarga kita tak suka berkeluh kesah, maka hidupkan suasana dalam rumah dengan sholat

20. Sholat adalah media yang Allah jadikan bagi kita untuk curhat hanya kepadaNya atas masalah apapun yang kita terima

21. Sholat juga yang jadi tali pengikat kemesraan di dalam rumah. Sebab ikatan hati terpaut karena dekat dengan Allah Sang Pengikat Hati

22. Bukanlah tersebab harta ataupun materi yang mengikat hati, tapi karena Allah yang menyatukan hati di antara anggota keluarga (QS. 8 : 63)

23. Itulah mengapa hubungan di antara anggota dipengaruhi dengan sejauh mana hubungan dengan Allah sang Maha Pencinta

24. Jika kemesraan terasa hambar mungkin karena shalat tahajud yang tak lagi gencar.

25. Jika anak sulit diatur, mungkin karena sholat yang suka mulur. Biasa dikerjakan terburu-buru di akhir waktu

26. Jadi, sholat adalah pengikat kemesraan. Jika penghuninya sudah melalaikannya maka hubungan kemesraan pun sirna

27. Masing-masing hanya mengikuti apa maunya. Dorongan syahwat dijadikan panglima (QS. 19 : 59)

28. So, rumah tangga surga dibangun atas tegaknya sholat. Sholat yang tegak menjadi kunci atas suasana surga di di dalam rumah

29. Dengan sholat maka tak ada keluh kesah yang bikin resah. Tak ada sikap “semau gua” yang rusak kebersamaan dalam rumah tangga

30. Masing-masing anggota keluarga menjadi pribadi yang bersyukur. Saat masalah mendera, hanya kepada Allah ia bercerita

31. Jangan suka berkeluh kesah di sosial media. Ini penyebab rusak rumah tangga

32. Mari bangun rumah tangga surga dengan sholat yang tegak sempurna

33. Yang laki-laki biasakan sholat berjamaah di masjid, yang wanita silahkan di rumah.

34. Sebab lelaki sholeh sholatnya di masjid, lelaki sholehah sholatnya di rumah. Tak mau kan dicap sebagai lelaki sholehah?

35. Biasakan juga sholat tepat waktu, tak menunda-nunda. Sebab menyembah Allah harus jadi yang utama di atas segala urusan yang kita punya

36. Dekatnya hubungan kepada Allah kan bawa kita kepada kenikmatan di dunia. Salah satunya Allah jadikan rumah kita layaknya surga

37. Semoga kita bisa wujudkan suasana surga dalam rumah kita. Silahkan dishare jika ada guna. Salam bahagia
————–
Seri Rumah Tangga Surga (Bagian 6)
Oleh: Ustadz Bendri Jaisyurrahman

Sampaikanlah Ilmu Dariku Walau Satu Ayat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here