Lelaki Hebat Itu …

Kamu tahu? Laki-laki hebat itu tak cukup hanya dengan menaklukan hati seorang wanita. Kemudian berani datang kerumahnya, lalu meminangnya dan hidup bersamanya.
 
Laki-laki hebat itu, ia yang tetap bertahan untuk setia, meski ia telah menemukan sifat buruk dari pasangannya. Kemudian melengkapi kekurangan itu, dengan ikhlas demi mengharap Wajah Allah Azza Wa Jalla di akhirat kelak.
 
Lelaki hebat itu bukan ia yang sanggup membuat pasangannya bahagia karna harta yang diberi olehnya. Melainkan yang mampu memberikan pemahaman ilmu Agama.
 
Lelaki hebat itu bukan hanya dilihat dari matangnya pemikiran akan masa depan. Melainkan seberapa besar orientasinya akan perkara akhirat.
 lelaki hebat
Lelaki hebat itu bukan yang berhasil memberikan pasangannya kesempurnaan hidup di dunia. Melainkan kebahagiaan hakiki dengan mengenalkannya pada syariat Islam.
 
Lelaki hebat itu yang memilih tetap bersabar meski ujian datang bertubi tubi. Langkahnya takkan goyah meski badai terus menghantamnya. Ia terus mempertahankan kapal miliknya yang akan karam. Ia terus berjuang menyelamatkannya dengan sekuat tenaga yang dimilikinya.
Ia sadar, menemukanmu tak mudah. Ia paham, menjadikanmu penyempurna agamanya butuh perjuangan.
 
Maka sebab itu, ia bertahan dalam sabarnya karena ia tahu saat sabar menjadi pilihannya; ada kebersamaan dengan Allah yang akan selalu menjaganya.

Kenapa Dokter Ini Mau Dibayar Dengan Sampah?

Namanya Gamal Albinsaid. Lahir 8 September 1989, dokter muda ini betul-betul anti mainstream. Tak seperti banyak dokter yang menetapkan tarif tinggi, Gamal malah mau dibayar dengan sampah. Lho, nggak rugi?
Ada alasan kenapa Gamal berbuat demikian. Dia ingat, suatu hari, dengan kisah seorang bocah perempuan miskin. Sebut saja namanya Khairunnisa (Nisa). Nisa, saat itu terkena diare. Ayahnya, yang cuma pemulung, tak sanggup membawanya berobat ke dokter. Akhirnya, Nisa cuma diobati ala kadarnya.
Bukannya berangsur sembuh, Nisa malah tambah sakit. Semakin parah. Diarenya berujung dramatis: Nisa ditemukan meninggal. Mayatnya tergeletak di antara kardus-kardus bekas.
Gamal terenyuh dengan kisah Nisa dan bertekad menemukan jalan agar orang miskin bisa berobat. Bersama teman-temannya di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, ia pun mendirikan Klinik Asuransi Sampah (KAS). Siapa pun orang miskin yang menjadi anggota KAS, akan mendapatkan asuransi kesehatan.
Tapi, dari mana biaya operasional KAS, jika anggotanya membayar dengan sampah?
Setiap bulannya, setiap anggota KAS mengumpulkan sampah organic dan atau anorganik. Seberapa banyak? Sampai sampah mereka senilai 10 ribu rupiah. Sampah yang mereka dapat diolah menjadi pupuk dan dijual Rp 7 ribu per kilogram. Uang penjualan inilah yang menjadi dana KAS beroperasi.
Ajaibnya, hanya dengan 10 ribu tersebut, setiap anggota bisa mendapatkan asuransi kesehatan primer, dan pelayanan kesehatan yang tidak terbatas pada penyakit ringan. KAS juga mengobati sakit kencing manis, darah tinggi, gangguan jiwa, infeksi, dan jantung.
Alhasil, kehadiran KAS memukau banyak orang. Gamal diganjar penghargaan Sustainable Living Young Entrepreneurs dari Kerajaan Inggris di tahun 2014. Dia menjadi juara pertama, mengalahkan 510 peserta dari 90 negara. Selain itu, Gamal pun mendapatkan hadiah senilai Rp 800 juta, dukungan dari Cambridge Programme for Sustainability Leadership (CPSL), dan Unilever. Ke depannya, Gamal pun bercita-cita ingin mendirikan sekolah yang dibayar dengan sampah.
Alhamdulillah ya, kita masih punya dokter dengan jiwa sosial seperti Gamal 🙂
KENAPA DOKTER INI MAU DIBAYAR DENGAN SAMPAH?
Penulis: Asa Mulchias

Cinta

 1. cinta tidak sama dengan kebutaan, cinta itu penglihatan | cinta itu tidak sama dengan mabuk, cinta itu kesadaran
2. bukan cinta, tapi nafsulah yang akan menyesatkan bila dituruti | bukan cinta, tapi nafsulah yang menistakan bila tidak dikemudi
3. akan tetapi cinta, dia berwujud ketika akal yang mengambil alih jiwa | cinta itu ajeg, kalem, adem, tidak menggebu, memburu dan sia-sia
4. maka cinta pada Allah barul didapat saat kita gunakan akal | menilik alam semesta dan tak ada barang sedikitpun hal yang batil
5. cinta Rasulullah kita dapatkan apabila tahu pengorbanan beliau | kasih sayangnya dan akhlaknya, memesona siapapun yang berilmu
6. cinta itu logis, cinta itu tentang bahagia masa dijelang | bukan soalan tentang nikmat sesaat dan sekarang
7. maka apakah itu cinta? bila justru maksiat? | apakah itu cinta bila dengan Allah saja tidak taat?
8. lalu apakah cinta apabila akalmu engkau abaikan | lalu biarkan perasaan mengambil alih kehidupan?
9. dan apakah cinta seseorang yang mengabaikan hak Tuhannya | lalu engkau berencana jadikan dirinya pasangan hidup, adakah bahagia?
10. tidak masuk akal, engkau katakan semua itu karena cinta | sementara engkau setiap waktu melanggar peringatan Nabi
11. tidak masuk akal, engkau katakan dialah cinta yang setia | sementara kata-kata penuh maksiat diumbar sebelum waktunya
12. mencari suami yang taat, lewat cara pacaran yang maksiat | sama seperti berdoa inginkan surga, tapi tak mau lepas dari dosa
13. padahal Allah sudah tunjukkan bagimu jalan yang halal dan indah | namun engkau lebih percaya nafsu dan beralasan lakukan yang salah
14. sesiapa yang mengenal Allah, Allah kenalkan pada hamba-Nya | yang mengenal-Nya juga, dan yang mencintai-Nya lebih dari segalanya

Pacaran di Bulan Ramadhan

subuh udah, ngaji udah, puasa seharian, nahan makan udah | nafsunya yang belum ditahan, sore-sore ngabuburitan, eh pacaran, gubrak

niatnya puasa untuk Allah, nyari ridha Allah, pengennya pahala | lha kok malah khalwat, berdua-duaan bukan mahram, malah maksiat

katanya nggak pacaran tapi sayang-sayangan, ya sama aja | katanya cuma temen tapi demen, adik-kakak tapi nempel mulu, hadeh

mau-maunya, tanpa ikatan, status, kejelasan apapun dipegang-pegang | Ramadhan lagi, orang lain serius ibadah dia serius juga maksiat

nyari pacar yang soleh? kemana aja neng? wong pacaran itu maksiat | soleh itu artinya taat, takut Allah, ogah dekati zina

di Ramadhan orang lain pada banyakin istighfar | lah kamu malah buat orang istighfar liat kamu

terus gimana serius? tanggal nikah belum ada, pas ditanya dia mbulet | besok-besok kalo nggak jadi, statusmu sudah “bekas”, “mantan”

sama Allah aja dia berani, di bulan puasa aja dia maksiat | jangan heran yang begini-begini, besok sama kamu galak dan ganas

padahal dalam Islam sudah jelas panduan cari pasangan | yaitu yang baik agamanya, yang memenuhi hak Allah, pasti perhatian memenuhi hakmu

iya memang yang paham agama belum tentu baik | yang paham aja belum tentu apalagi yang gak paham

tau ilmu proyeksi statistik kan? itu loh, bahwa masa depan bisa diprediksi dari rekam jejak | nyari pasangan mirip-miriplah, kira-kira gitu

kita nggak bisa memastikan, hanya kita harus mempertimbangkan matang | orang memang bisa berubah, tapi rekam jejak bisa jadi pertimbangan

pertanyaannya, kalo sekarang dia rela kamu maksiat ama dia dengan pacaran | kalo itu rekam jejaknya, besok kira-kira gimana?

pertanyaanya, kalo sekarang dia malah tega ngajarin kamu maksiat | besok kira-kira gimana pas udah nikah? gitu nggak dia ama cewek lain?

maksiat itu candu, kalo sekarang dia maksiat, dan nggak serius taubat | besok-besok bakal diulang, sekarang ama kamu, besok ama yang lain

mumpung Ramadhan, setan dibelenggu, ‪#‎UdahPutusinAja‬ | biar hatimu, dan dirimu, total untuk Allah aja, biar Allah atur yang terbaik 🙂

#UdahPutusinAja, kalau kamu deket sama Allah, istiqamah dalam Islam | siapkan dirimu, bener-bener persiapan, bukan pacaran yang modus aja

orang yang baik tak akan mendapat kecuali kebaikan | mulai dengan baik, insyaAllah diakhiri dengan baik #UdahPutusinAja 😀

===
Pacaran di Bulan Ramadhan
Oeh: Ustadz Felix Siauw

Udah Putusin Aja

1. apa bedanya, lelaki yang sudah beristri lalu selingkuh sama lelaki yang lagi berpacaran? | hakikatnya sama, mereka sama-sama maksiat

2. lelaki beristri pegang selingkuhannya, lelaki pacaran pegang pacarnya | sama-sama pegang cewek yang belum dinikahi kan? sama maksiat

3. anehnya, banyak cewek ngarep dapet suami setia, tapi mulai dengan pacaran | lha gimana, dari awal dia sudah latian maksiat ama kamu

4. sama Allah aja berani | apalagi cuma sama istri

5. perkara yang aneh, ngarep cowok soleh tapi pacaran | sama anehnya, ngarep jadi imam dirimu, tapi dianya nggak taat Allah

6. jadi ya wajar banget selepas nikah kamu punya banyak masalah | sebab dari awal hubungannya bukan karena Allah

7. maksiat itu bikin ketagihan, dan selalu menuntut level yang lebih tinggi | latihannya sama kamu pas pacaran, besoknya sudah ahli dia

8. kalau kamu bener-bener ngarep lelaki yang bisa jadi imam, tanggung jawab, baik, bisa diandalin | cari yang taat sama Allah Swt

9. kalo dia taat sama Allah, dia pasti gentle, pasti bahagiain kamu | minimal dia nggak akan nyusahin kamu dengan maksiat

10. cari suami itu yang mirip-mirip Rasulullah Muhammad, itu baru lelaki | lelaki yang memuliakan Allah, akan memuliakan wanita, insyaAllah

11. cari lelaki baik, yang taat pada Allah | bukan yang berani maksiat, nyesel nanti ‪#‎UdahPutusinAja‬

Udah Putusin Aja
Ustadz Felix Siauw

Selfie

itu cewek-cewek selfie sambil dimonyong-monyongin siapa sih yang ngajarin? (-_-); | bener-bener musibah..

wajah di kiyut-kiyutin, di unyu-unyuin, artis wannabe kali ya? | di-publish lagi, yeuh.. (-_-); stop it already..

cewek-cewek pikir selfie berlebih itu buat dirinya menarik? | mungkin iya, tapi bukan menarik untuk dijadiin istri (-_-);

bayangin aja udah jadi istri lalu selfie monyong-monyongan, di imut-imutin dan kiyut-kiyutin | bisa stres suaminya deh.. (-_-);

Islam justru ajarin Muslimah jangan seneng diperhatikan, dilihat orang lain | ini malah selfie nggak jelas… (-_-);

diperintah jelas menundukkan pandangan, agar kita dan orang pun terjaga | cewek sekarang modelnya malah “demen menggoda” (-_-);

mati-matian pengen dibilang cantik, tewas-tewasan cari perhatian | kayaknya desperate banget demi manusia.. (-_-);

asal tau aja, lelaki normal males kalo istrinya diperhatiin orang lain | risih kalo istrinya diliatin orang lain, nggak rela.. (-_-);

begitulah rasa malu jadi salah satu penghias terbaik bagi Muslimah | karena malu itu cabang keimanan, nggak rugi yang punya malu.. (-_-);

begitu pula hakikat hijab yang diperintahkan Allah | justru supaya Muslimah nggak diperhatikan, bukan malah jadi hiasan.. (-_-);

bila berhijab ingin tampil cantik menarik, niatnya perlu dibenahi | bila berfoto sebab ingin diperhatikan, niatnya perlu dibenahi (-_-);

selama rasa ingin eksis “ini loh gue!” masih tinggi, sulit hati merendah di hadapan Allah | maka sulitlah merasa manisnya iman (-_-)’;

jangan berlebihan, selfie-mu untuk goda suamimu aja, berpahala | jangan sampai malah jadi fitnah dan malah jadi sebab dosa.. (-_-);

yang belum nikah, tahan untuk berlebih-lebihan dalam berfoto | karena bagi lelaki baik, bukan itu yang dia lihat, itu tidak dia perlukan..

carilah perhatian Allah dengan meningkatkan keimanan | dan cabang iman yang penting bagi Muslimah, itulah rasa malu

Selfie
Oleh: Ustadz Felix Siauw

Apa Istimewanya Dari Seorang Wanita?

Seorang anak yang sudah remaja bertanya pada ayahnya.

Anak : “Ayah, mengapa seorang wanita itu sangat mudah menangis?”
Ayah : “Seorang wanita itu mudah menangis karena Allah menciptakan bahu yang cukup kuat untuk menopang dunia, namun harus cukup lembut untuk memberi kenyamanan!”
Anak : “Menopang dunia?”
Ayah : “Iya, karena wanita memiliki peranan sangat penting di dunia ini!”
Anak : “Bisa ayah jelaskan apa yang istimewa dari seorang wanita?”
Ayah : “Allah memberikan kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak, dan menerima penolakan yang sering datang dari anak-anaknya. Allah memberi kekerasan untuk membuatnya tegar saat orang lain menyerah, namun dia mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.”
Anak : “Seistimewa itu yah.?”
Ayah : “Bukan hanya itu, Allah juga memberikan kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan. Bahkan ketika anak-anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.”
Anak : “Ternyata wanita itu sungguh luar biasa ya, ayah?!”
Ayah : “Masih ada lagi keistimewaan yang dimilik seorang wanita.”
Anak : “Apa itu yah?”
Ayah : “Allah memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalan dan melengkapi tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya. Allah memberi kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa suami yang baik tak akan pernah menyakiti istrinya. Tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu.”
Anak : “Lalu bagaimana dengan lelaki?”
Ayah : “Lelaki harus membuat wanita merasa nyaman dan terlindungi saat berada disampingnya. Jangan pernah membuat hati wanita terluka, jika lelaki berniat mempermainkan wanita, ingatlah pengorbanan wanita yang telah melahirkannya.”
=========

Calon Suami Yang Baik

cari calon suami itu yang rekam jejaknya bagus walau tak sempurna | ibadah dia segera, taubat nggak ditunda, cinta akhirat tak lupa dunia
lelaki yang santun pada orangtuanya, pandai bahagiakan keduanya | kemungkinan besar santun-ramah pada istrinya, dan bahagiakan istrinya
lelaki yang menomorsatukan Allah, dan senantiasa taat saat dia sendiri | akan jauh dari maksiat dan selalu dirindukan saat sudah beristri
lelaki yang senantiasa berdakwah, karena tak mau sendiri dalam taat | nantinya mengajakmu taat berdua, dan menjaga keluarga dari maksiat
lelaki yang hatinya terikat pada masjid, lisannya basah oleh Al-Qur’an | nantinya jadikan rumah tangga ibadah, syahdu penuh ketenangan
yang celaka, lelaki yang sudah rekam jejaknya jelek, enggan memperbaiki | maksiat dipelihara, kebaikan diolok-olok, sudah taubat kumat lagi
lelaki begini jangan diharap-harap, sudah dinikahi bikin susah | ibunya yang sudah melahirkan saja diabaikan, apalagi kamu
lelaki begini hanya bisa PHP, jangankan janji ke kamu | janjinya kepada Sang Pencipta saja bisa diingkari
lelaki begini minim tanggung jawab, pacaran terus | menikahi belum sanggup, maksiat jalan terus
lelaki begini, shalatnya ditinggal, puasa sekenanya, ibadah lalai | wajar nanti istrinya ditinggal, nafkah sekenanya, bahagia cuma mimpi
calon suami baik, itu rekam jejaknya baik, juga sebaliknya | cari rekam jejak ke ustadznya, bapak-ibunya | bukan dipacari, itu maksiat
calon suami baik itu dilihat dari rekam jejak hidupnya | kalo sekarang berani maksiat, sudah nikah lebih parah lagi
kalau dia taat dia nggak pacaran, kalau pacaran dia berani maksiat | kalau kamu cari calon suami baik lewat pacaran, jelas salah fatal
kalau rekam jejaknya baik, kemungkinan besar calon yang baik | kalau rekam jejaknya hancur, kemungkinan besar calon yang hancur
tentu ada pengecualian yang rekam jejaknya jelek tapi calon suami baik | tapi ya itu, melibatkan rekam jejak lain, taubat-taubat-taubat
‪#‎UdahPutusinAja‬, cari ridha Allah, taat pada Allah | kalau kamu yakin jodoh ditangan Allah, maka taat Allah jalan terbaik dapat suami baik
============

Remaja Muslim

bila pola pikirnya bukan berdasar dalil Islam | jangan heran bila dia mentolerir perkara haram
namanya pendidikan itu pembentukan karakter | bila yang haram sudah ditolerir bagaimana jadi benar?
adanya fakta orang yang berzina solusinya bukan diberi kondom | solusinya harusnya hapus perzinaan dan cegah dengan pembinaan
adanya fakta muda-mudi pacaran solusinya bukan diajar pacaran sehat | seharusnya sejak dini diberitahu itu perkara haram dan amal maksiat
inilah cermin pendidikan yang hanya mengejar ilmu dan pengetahuan | bukan karakter yang berbasis Islam, bukan membentuk pribadi taat
sudah terbukti pacaran itu pintu zina paling besar namun tetap abaikan | sama saja meremehkan dosa besar, memberi jalan bagi kemaksiatan
hancurnya pendidikan tatkala Al-Qur’an dan As-Sunnah cuma jadi bacaan | sementara budaya kufur ditolerir, dan dianggap suatu kewajaran
harusnya kemdikbud merumus materi pengajaran gunakan fakta dan data | fakta dan data berbicara lebih banyak daripada anggapan dan katanya
kemdikbud harus tahu bahwa pertanggungan tugas mereka hanya 5 tahunan | tapi pertanggungan mereka pada Allah? itu harus diingat baik-baik
dan setiap jiwa akan ditanya tentang amanah yang mereka pegang | dan hukum-hukum Allah yang mereka ketahui namun mereka abaikan
saat yang haram dilabeli wajar, sementara yang wajib dianggap ekstrim | maka saat itu kebenaran menjadi relatif, teladan menjadi sirna
bila terus begini, generasi kedepan sudah bisa ditebak adanya | Muslim namun caranya berpikir tak beda dengan yang bukan Muslim
makin beratlah tugas ini tatkala kemaksiatan diajarkan forrmal | sementara pemuka-pemuka yang harusnya berjuang malah bebal
semoga Allah melindungi anak-anak kita dari kemaksiatan terorganisir | semiga Allah memberikan kita kebaikan dimanapun dan kapanpun adanya
—————————-

Pacaran? Udah Putusin Aja

yang pasih pacaran, #UdahPutusinAja
dengan pacaran kita bisa tau dia jahat atau nggak | tapi kita nggak bisa lihat dia baik atau nggak
untuk tau dia serius atau nggak, baik atau nggaknya | harus datangi walimu, biar di fit and proper tes dulu 
yang serius, itu datengin ayahnya, nentuin tanggal nikah, jantan | yang nggak tanggung jawab, kapan-kapan bisa lari, ya pacaran
lha pacaran aja udah jahat, apalagi udah nikah | bakal sadis tuh, yang begitu diharep-harep
berani temui walimu demi kamu, usaha dapetin kamu jalan halal | dapet nggaknya urusan belakang, yang jelas dia punya nyali
laki-laki yang nggak mau maksiat karena Allah, mudah kalo jadi suami | tinggal bacain dalil, dia tambah sayang sama kamu
tau pacaran maksiat, mati-matian bawa kamu ke jalan dosa | apa yang bakal dia bawa selepas nikah? ya maksiat juga
tujuan utama nikah itu mau ibadah, ya nggak sih? | lah ini kamu belum nikah udah kenyang maksiat pacaran 
kamu kasih segala-gala, eh pas putus? | cuma untuk dibilangin dia “itu mantan gue, bekas gue”, aihh.. barang seken kali..
kalo kamu yakin ketaatan itu awal jalan kebaikan, #UdahPutusinAja | kalau kamu yakin maksiat nggak bakal bahagia, #UdahPutusinAja 
——————————–