Islam Asyik Deh [Seri 01]

TANYA JAWAB with Bendri Jaisyurrahman
TANYA : Seberapa penting sih, hijab buat cewe? (Dwi Nur Hidayati ~ Cikarang)
JAWAB : 
Ukhti dwi yang shalihah, sebelum menjawab seberapa penting hijab buat wanita, coba tanyakanlah kepada para anak gaul saat ini seberapa penting punya HP, BB atau yang sejenisnya. Mereka menjawab sambil koprol: “puentiing begete. Biar eksis gitu loh!!” Nah, ini jawaban standar orang kebanyakan tentang teknologi modern saat ini. Intinya biar mereka eksis di hadapan manusia, makanya mareka pakai kartu axis (gak nyambung ya? Hehe).
Nah, kalau urusan teknologi kita ikuti biar kita eksis di hadapan manusia, maka urusan agama kita turuti biar kita juga eksis di hadapan Allah, termasuk memakai hijab. Eksis di hadapan Allah berarti kita adalah makhluk pilihan, kekasih bagiNya sebab senantiasa mengikuti perintahNya. Dengan demikian, Allah pun akan berikan pahala terbaik buat hambaNya yang taat.
Itulah kenapa para shahabiyah, saat pertama kali turun ayat hijab di surat al ahzab : 59 mereka berlomba-lomba menutup tubuh mereka. Bahkan ada yang memakai kain jendela rumahnya untuk menutupi badannya hingga jilbabnya menjuntai ke tanah dan menyisakan sebuah lobang di mata. Lebay? Bukan, mereka ingin eksis di hadapan Allah. Dan Allah amat mencintai mereka tersebab usahanya.
So, ajak kawan-kawanmu biar gak sekedar eksis dalam urusan dunia. Mari berlomba-lomba eksis di hadapan Allah. Salah satunya dengan memakai hijab bagi muslimah. Asal jangan ikut-ikutan pakai kain ordeng di rumah ya? Soalnya kreditnya belum lunas. Ntar ditagih sambil lari-lari kan repot. Dipikir ninja kesiangan hehe… Semagat berhijab ya!! Allah menyayangimu
———————————-

Istiqamah dalam Berhijab

bila sudah berhijab istiqamah ya.. | kalo dibuka-tutup nanti nggak dapet habits-nya | nanti dikirain jalur puncak lagi hehe..

belajar berhijab yang sederhana aja | nanti dapetnya juga suami yang simpel dan nggak rumit | karen iman itu sederhana grin emoticon
kalau sudah berhijab jangan lupa juga foto-foto yang masih kebuka diturunin semua | simpen nanti untuk kenang-kenangan sama suami aja XD
jika sudah berhijab pelan-pelan sempurnakan dengan hijab kelakuan juga | lebih anteng, adem, kalem, woles jangan kalap depan cowok grin emoticon
udah berhijab sering-sering ikut kajian biar cakep luar dalem | imannya cakep dan luarnya ketutup | wihh.. pantes jadi istri dan ibu deh
niat berhijab juga diluruskan setiap saat | bukan karena trend mode atau ikut-ikutan | tapi hanya karena taat Allah 
nah buat yang berhijab juga | nggak perlu upload foto yang di unyu-unyu-in dan ngarep dikomen “subhanallah ukhti..” | 
unyu dan manja didepan suami aja nanti ya.. | sekarang didepan cowok jangan heboh | jaga emosi dan woles hehe.. 
hijab badan dan kelakuan dan tunjukkan keindahan Islam | jadilah pembawa Al-Qur’an yang jadi contoh kebaikan 

Berhijab Syar’i

“kamu ngapain berhijab panjang gitu? mau jadi ustadzah?” | berhijab syar’i bukan cuma ustadzah kali.. semua Muslimah juga diperintah
“kamu mau jadi teroris pake hijab panjang kayak gitu?” | kerudung melabuh ke dada dan jilbab lebar itu perintah Allah dear
“hijab biasa aja kali, nggak usah ekstrim, berlebihan ah” | lho, jadi sekarang kamu merasa lebih tau tentang ‘hijab syar’i yang benar’?
“iya, hijab panjang kayak kamu itu nggak menarik” | tujuan hijab memang membuatmu nggak diperhatikan, bukan malah menarik perhatian
“berhijab syar’i kayak kamu itu bikin ribet” | justru simpel, nggak banyak jarum, peniti, bahan, belitan, asesoris, temali, kawat
“tapi ya sesuaikan dengan zaman lah” | menyesuaikan zaman atau mode maksudnya? hijab itu ibadah, menyesuaikan Allah harusnya
“percuma aja hijab syar’i kalo kelakuan masih jelek” | hijab syar’i itu doa, agar Allah juga membenahi akhlak, hargai usaha dear
“aku baru mau berhijab syar’i kalo udah siap” | bersiap itu artinya melakukan bukan menanti, berusaha bukan berdiam
“kantor mana yang mau terima hijab syar’i begitu?” | rezeki itu milik Allah, yang taat pasti dibantu, daripada dapet tapi nggak berkah?
“cowok mana yang mau nikahi yang berhijab syar’i?” | yang jelas bukan cowok-cowok yang kamu kenal, tapi mereka yang mengenal Allah, mau
“aku bakal dijauhi temen-temen kalo berhijab syar’i begitu” | Allah akan ganti dengan temen-temen yang lebih baik, yang mendukung yang baik
“hijab syar’i bikin aku terbatas geraknya” | memang hal baik itu mengajak kita pada yang baik dan menjauhi yang buruk
“hijab syar’i itu nggak gaul” | memang kita bukan untuk digauli, tapi dihormati dan dimuliakan, sebagaimana perintah Allah
“nggak, aku nggak bisa berhijab syar’i” | nggak bisa beda dengan nggak mau, Allah wajibkan pasti kita bisa kalau kita mau
“hijab syar’i itu gimana sih?” | simpel, gamis lebar tak transparan, dipadu kerudung panjang menutupi dada, dan kelakuan tidak berlebihan
“maksudnya gamis lebar?” | pakaian yang tak menampakkan lekuk tubuh, dan diulurkan ke seluruh tubuh, seperti gamis, liat QS 33:59
“maksudnya kerudung panjang?” | kain yang dipakai untuk menutupi kepala, sampai menutup pada keseluruhan dada, liat QS 24:31
“maksud kelakuan tak berlebihan?” | jangan berbuat semua hal yang bakal mengundang perhatian kepadamu, tabbaruj itu, liat QS 33:33
“misalnya tabbaruj?” | baju yang terlalu ribet, gaya foto di-unyu-unyu-in, suara di-kiyut-kiyutin, semua yang menarik perhatian lelaki
“hehe.. sering tuh liat yang begitu” | banyak, haus perhatian lelaki, seneng kalo fotonya dikomen lelaki dengan “subhanallah ukhti..”
“jadi nggak boleh pasang PP diri gitu?” | bukan gitu, cari PP yang nggak undang fitnah aja, kadang tanpa sadar PP kita pilih yang caper
“oh, jadi hijab itu kelakuan juga ya?” | bener, emang mau foto kita didownload, dinikmati cowok sedunia maya? atau jangan-jangan demen?
“wah, susah juga ya berhijab syar’i?” | susah tapi bukan nggak mungkin, selangkah demi selangkah, sadar dan mau taat itu bagian pahala
“terus aku mulai darimana?” | mulai dengan cari komunitas berhijab syar’i, yang paling penting ikut kajian rutin biar pemahamannya naik
“aku masih bimbang” | mulailah melangkah, bimbang akan sirna, lakukan karena Allah insyaAllah mudah, banyak yang sudah kini giliranmu
ini Hijab Syar’i = Khimar (QS 24:31) + Jilbab (QS 33:59) – Tabarruj (QS 33:33) |
—————-

Berhijab Tanpa Nanti


banyak wanita nggak mau berhijab dengan banyak alasan | apakah alasan menjauhkannya dari dosa atas satu kewajiban? tidak

yang lebih parah lagi Muslimah yang nggak mau berhijab | lalu menyalahkan Muslimah yang mau berhijab | supaya maksiatnya ada temen

saya kagum sama Muslimah yang belum berhijab tapi sadar bahwa hijab itu wajib | dan mendukung Muslimah lain berhijab | satu langkah lagi tuh

lebih kagum lagi sama Muslimah yang sudah berhijab dan mendukung yang lain berhijab | sudah selamat menyelamatkan lagi 

bagi Muslimah yang belum yakin berhijab caranya mudah | kawani Muslimah yang sudah berhijab dan sering-sering ikut kajian Islam

follow akun-akun penggiat hijab dan figur-figur yang sudah berhijab | insyaAllah semakin mantap dan yakin untuk berhijab

bagi Muslimah yang mau berhijab, lakukan karena Allah semata | insyaAllah akan ringan, mudah, dan barakah 

baca buku-buku tentang hijab syar’i ketimbang hijab trend dan fashion  | latih niatmu hanya karena ingin taat pada Allah

jangan dengar manusia akan hijabmu karena nggak akan pernah ada habisnya | Allah hargai niat dan amalmu, dan bakal sempurnakan hijabmu

dekati Allah dengan ketaatan, dan hijab itu ketaatan | maka Allah akan menuntun, memudahkan dan mendekatimu lebih dari itu 

taat tanpa tapi | hijab tanpa nanti | dengan hijab yang syar’i | #YukBerhijab 🙂

———————
Berhijab Tanpa Nanti
Oleh: Ustadz Felix Siauw

Jangan Tunda Untuk Berhijab


jangan tunda hijab karena takut akan bermaksiat | takutlah maksiat yang sekarang sudah diperbuat

berhijab bukan berarti berubah jadi malaikat yang tak pernah berdosa | namun keinginan menaati Allah dan menggapai ridha dan surga-Nya

jangan tunda hijab dengan alasan belum siap | karena siap atau tidak kita selalu akan dihisab

siap berhijab itu datang karena hidayah taufiq dari Allah | dan taufiqdiberikan pada insan yang mendekati Allah

maka berhijablah maka akan muncul kesiapan | dekatilah Allah pasti Dia akan memudahkan

jangan tunda hijab dirimu dengan alasan memperbaiki hati dulu | sungguh perbaikan yang tampak memperbaiki yang tak tampak

bila menghijab dirimu saja masih beralasan dan berat | bagaimana menghijab hati yang jelas lebih sulit?

jangan katakan hijab tak menentukan baik buruknya seseorang | karena bukan kita yang membuat aturan namun Allah yang membuatnya

berhijab belum tentu baik | tapi yang baik tentu berhijab

bila engkau menutup aurat dalam shalatmu | mengapa engkau buka dalam keseharianmu?

bila engkau sadar Allah tahu segala yang terbaik bagimu | maka berhijablah dan hiduplah dalam pengawasan Allah

bila nyawamu diambil kala shalat? indahkah bila dalam taat? | bila menghadap Allah saat menutup aurat? tentulah kita tak menyesal

bagaimana bila kau lepaskan semua anggapan manusia? | coba dengarkan ayat-ayat penciptamu, lalu renungkan maknanya

rindukah dengan salam malaikat penyambut di daun pintu surga | “salamun ‘alaykum bi maa shabartum!” – keselamatan bagimu atas kesabaranmu!

keselamatan bagimu atas kesabaranmu menaati Allah | keselamatan bagimu atas kesabaranmu tak bermaksiat

keselamatan bagimu atas kesabaranmu istiqamah dalam kebaikan | keselamatan bagimu atas kesabaranmu menghadapi cela manusia

karena hijab lebih dari sekedar simbol, ia identitas ketaatan | ia tanda pada siapa engkau beribadah, pada siapa engkau dikembalikan
—————————
Jangan Tunda Untuk Berhijab
Oleh: Ustadz Felix Siauw

Tutup Auratmu Wahai Muslimah..!

 
ulama ada beda tentang definisi dan bentuk jilbab serta khimar | tapi tak pernah berbeda bahwa jilbab dan khimar itu wajib bagi Muslimah
 
pada masa Rasulullah, jangankan Muslimah yang tak menutup aurat | Asma yang menutup aurat namun tak sempurna pun Nabi beri nasihat
 
menutup aurat itu mencirikan sedikitnya dua hal penting pada Muslimah | ketaatannya pada Allah Swt dan rasa malu, keduanya ciri salihah
 
begitu pun lelaki shalih memandang ketaatan sebagai syarat utama | itu artinya wanita yang berhijab, taat Allah, dan patuhi suaminya
 
begitu juga anak-anak yang terlahir dan dididik ibu yang menutup aurat | ia teladan bagi anaknya, tak ada tanggungan baginya dunia akhirat
 
begitupun seorang Muslimah yang menutup aurat karena ketaatannya | ia selamatkan ayahnya dari dosa, dan suaminya dari selaksa siksa
 
menutup aurat itu salah satu tanda wanita tampakkan indah dan mulia | dengan menunjukkan bahwa perintah Allah melebihi segala-galanya
 
mayat saja dimuliakan jasadnya dengan ditutup tiap bagiannya | bagimu Muslimah, belum tibakah saatnya bersyukur akan nafas yang masih dihela?
 
———————-