Hijrah Dalam Satu Malam !!!

0
133
Satu ketika, ada cerita seseorang kontraktor dengan segala persoalan hidupnya yang kompleks.
Hutang, mau pisah, rumah mau kesita hubungan keluarga berantakan, bisnis berantakan, pokoknya kompleks dah.
 
Kalo ini kita pecahkan 1 per 1 secara teknis, bisa berapa lama buat nuntaskan nya, karena setiap Case punya cerita yang panjang.
 
Kebayangkan kalo harus ditanya, kok bisa ngutang? Terus kok digugat cerai? Kenapa bisa rumah mau kesita? Terus kenapa berantem dengan keluarga? Bisa jadi sinetron buat nyelsaikan nya
 
Jika udah kayak gini pastilah kita ingin urusan urusannya cepat kelar.
 
Sibuk, cari solusi yang dapat malah lelah, ngebenerin hutang ngak beres2
Ngedamaikam rumah tangga , malah tambah runyam, makin kesini makin ruwet dah.
 
Sampai satu moment ni orang sadar bahwa semua terjadi karena dosa-dosa nya.
 
Sebagai mana ALLAH beritakan
 
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
 
مَاۤ اَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللّٰهِ ۖ وَمَاۤ اَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَّـفْسِكَ ؕ وَاَرْسَلْنٰكَ لِلنَّاسِ رَسُوْلًا ؕ وَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا
“Kebajikan apa pun yang kamu peroleh adalah dari sisi Allah dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.”
(QS. An-Nisa’: Ayat 79).
 
Sampai disini, kita mesti paham benar, bahwa semua keburukan dalam hidup ya karena kita sedang diHUKUM, karena kita bersalah itu kuncinya
 
Yang namanya terdakwa ya mesti dihukum,
 
Yang buat kita ngak terima karena kita ngak paham Aturan nya.
 
Kita lebih ingat aturan jam kantor, aturan lalulintas, aturan di komplek.
 
Tapi kita lalai dari Dasar dari semua aturan kehidupan yang ALLAH berita kan di Al-Quran. Itulah sumber masalah nya
 
Terus yang udah terlanjur melanggar gimana, kayak cerita diatas tadi. Yang kompleks.. tadi.
 
TOBAT solusinya!!!
 
Namun karena ni orang mungkin udah HOPELESS, ia putuskan untuk mengakhiri hidupnya.. seperti kejadian di film-film dah
 
Namun ketika hendak mengakhiri hidupnya, ia coba buat berbenah malam itu.
 
Ia coba melakukan sesuatu yang sudah bertahun-tahun ngak pernah dikerjakan, ia ambil wudhu, ia shalat Maghrib lanjut isya dirumahnya sendiri
 
Selepas shalat ia coba mengeksekusi dirinya dengan gantung diri, namun terlihat Al-Quran tua dan ia tunda karena ingin coba ngaji dulu, Tanpa sadar ia ngaji dan lanjut dzikir hingga larut malam dan tertidur diatas sejadah
 
Terbangun saat adzan subuh, ketika hendak mengeksekusi dirinya ia jadi ingin kemesjid terakhir kalinya,
 
Sebelum berangkat kemesjid ia, liat ada barang perabot rumah dari pada ngak kepakai mending disedekahkan.
 
Akhirnya pas dimesjid , ia ketemu dengan tetangga dan pesan suruh ngambil barang dirumah katanya
 
Selepas subuh Pulang lah iya, dan bersiap mengeksekusi dirinya.
 
Saat detik-detik mau gantung diri, tiba-tiba ada yang gedor rumahnya.
 
Setelah dibuka, ternyata ada tamu dari luar kota teman lama.
 
Singkat cerita mi teman-teman lama baru nyampai pakai kereta, pagi2 datang untuk ngasi rejeki
 
Si kontraktor yang punya keahlian, diminta tolongin untuk apprisal nilai projects dan sebagai komisinya dikasi fee yang lumayan
 
Dalam perbincangan bisnis yang mendadak tadi. Jadi lupa perihal bunuh diri. Karena fee yang diberikan oleh sahabat yang datang tadi ternyata cukup buat bayar hutang,melunasi rumah dan menafkahi istri yang rencana nya menggugat cerai, dan Alhamdulillah ending nya ngak jadi.
 
—————————————————————————–
 
Cerita diatas menunjukkan betapa hebat nya Kun fayakun nya ALLAH,
 
Jadi salah satu shortcut buat nyelsaikan masalah yakni Hijrah mulai dengan TOBAT!!!
 
Bahkan pernah ada yang tanya saya. ” Masih ada kah, kesempatan buat saya dapat ampunan dari ALLAH? Mengingat begitu banyak maksiat yang telah saya buat”
 
Jika ada diantara, teman-teman yang punya cerita yang sama dan sampai dilevel sadar bahwa, ” Iya, saya berdosa”
 
Selamat, tandanya masalah anda bentar lagi ada jalan keluar nya.
 
Karena jarak antara masalah dan solusi itu sama jaraknya antara lutut dan sajadah.
 
Setiap dari kita pasti sebenarnya memiliki kesadaran sendiri. Menyadari kesadaran itu kuncinya,
 
Sebandel-bandelnya manusia, tetap ada iman dalam dirinya. Istilahnya sensangar sangarnya singa, ngak akan makan anaknya sendiri.
 
Sama dengan kita, sebandel-bandelnya kita kita sebenarnya sadar bahwa kita pingin jadi orang baik
 
Yang sedang dalam kubangan zina, dihati kecilnya sadar dan pasti ingin lepas, dari dunia malam ataupun hubungan tanpa akad yang halal.
 
Yang sedang dikubangan riba juga sadar dan lelah sebenarnya untuk bayar bunga tiap bulan
 
Yang dalam kubangan Khamr (minuman keras) ingin lepas dari kecanduan
 
Dan semuanya yang sedang dalam kubangan maksiat, sepersekian detik dalam keseharian nya , dihati kecilnya pasti ingin keluar
 
Itulah tanda IMAN!!! Karena pada dasarnya setiap diri kita ini orang Baik!!!
 
Kita semua ini, keturunan penghuni Surga.
 
Dan kakek nenek kita juga ngalamin yang sama, tergelincir gara-gara salah makan buah. Namun dalam kesadaran nya, Adam dan hawa Segera Bertobat dan move On
 
Berarti kita cukup, ngulangin ceritanya aja. Krn nenek moyang kita juga melakukan hal yang sama.
 
Buat teman-teman yang sedang diepisode susah, karena ini semua. Ngak perlu nyerah.. selama masih bisa bernafas tandanya masih ada kesempatan!!!
 
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
 
قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ؕ اِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ؕ اِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
[QS. Az-Zumar (39): Ayat 53]
 
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
 
وَهُوَ الَّذِيْ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهٖ وَيَعْفُوْا عَنِ السَّيِّاٰتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَ
“Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan,”
[QS. Asy-Syura(42): Ayat 25]
 
Kita mungkin ahli maksiat, dosa kita banyak, amal kita dikit, tapi percayalah bahwa Rahmat dan ampunan Allah jauh lebih Luas
 
Mumpung masih bisa bernafas hari ini
Mumpung masih melihat matahari hari ini
Mumpung jantung masih berdetak
 
Ini waktunya kita putuskan Hijrah!!!
Mulai dari pertobatan, lanjutkan dengan tindakan untuk curi perhatian ALLAH.
Seperti kisah kak Mirani Mauliza di buku Hijrah Ekstrim
 
STW, One day One page, Inspiring, hiduppin Sunnah dan jangan bosan jadi orang baik
 
 .
Sampaikanlah Ilmu Dariku Walau Satu Ayat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here