CKSPA Episode 43 – Ada Pahala Dibalik Pahala

0
639
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 43
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 43
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 43

TarbiyatulAulad.com | CKSPA – Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 43

Ada Pahala Dibalik Pahala

Dalam keluarga kami, rumah rapi dan bersih hanya dapat dinikmati oleh bintang, bulan, dan angin malam. Kerapihan dan kebersihan hanya ada sesaat setelah anak anak masuk ke kamar dan sebelum mereka bangun pagi. Alhamdulillah, rumah rapi dan bersih bukanlah tujuan kehidupan saya sebagai ibu rumah tangga. Karena jika hal itu yang menjadi tujuannya, maka saya tidak akan pernah sebenar-benar merasakannya hasil jerih payah perjuangan meraih tujuan hidup tersebut. Rumah rapi dan bersih adalah salah satu diantara 77 cabang iman lainnya. Hal itu menjadi sarana penunjang yang penting demi kenikmatan beribadah di dalam rumah. Begitu juga dalam hal memasak, apa saja yang nikmat dan sehat yang dapat disajikan tidak lebih dari 30 menit, maka menu itu menjadi pilihan keluarga kami. Karena yang paling penting dari sebuah masakan adalah bagaimana hal tersebut dapat menjadi sarana penunjang untuk tetap sehat dalam menjalankan ibadah kepada Allah.

Saya selalu berusaha agar bisa menyelesaikan pekerjaan rumah tangga sebelum suami pulang. Paling tidak minimal tidak terlalu berantakan. Namun terkadang ada banyak prioritas lain yang membuat pekerjaan rumah tangga menjadi tertunda. Suatu hari saya minta maaf pada suami saat pekerjaan rumah belum selesai karena mengajar anak anak. Bapak menjawab “gak akan selesai-selesai mi kerjaan rumah mah” kata beliau sambil merapihkan hasil lipatan baju saat saya mengajar al-quran kepada anak-anak. “Tapi ummi selalu merasa bersalah kalo bapak banyak turun membantu” jawab saya. “Ya gak apa apa mi, kita ber fatsabikhul khoirat saja”.

Masya Allah begitu indah jika sebuah keluarga dapat bahu-membahu dalam beribadah kepada Allah. Saat suami mencari nafkah, istri menjaga, merawat, dan mendidik anak-anak serta mengatur kebutuhan rumah tangga. Saat istri berfatsabikhul khoirat mengambil ladang ibadah diluar rumah dengan memberikan manfaat bagi masyarakat, suami membantu merawat anak-anak atau terkadang membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Bahkan dalam keluarga kami, hari dimana saya harus berkiprah dalam lingkungan masyarakat menjadi “hari bersama ayah” bagi anak-anak. Pernah suatu hari saya harus menjadi moderator sebuah acara dakwah, dan selama itu pula bapak mengasuh kelima anak kami di kolam berenang. Terbayang seru dan repotnya menjaga kelima pasukan kecil di kolam renang.

Pembagian tugas dalam sebuah keluarga yang dapat saling mendukung dalam beraktifitas adalah sebuah keniscayaan agar seluruh anggota keluarga dapat beribadah kepada Allah lebih optimal. Insya Allah ada pahala ibadah dibalik dukungan kita dalam mempermudah ibadah pasangan kita.

San Jose, California
Dari yang terus belajar untuk mendukung pasangannya dalam beribadah kepada Allah
Kiki Barkiah


Penulis: Kiki Barkiah

Baca juga CKSPA Episode 42 – Kala Remaja Mulai Berani Sembunyi-Sembunyi

Sampaikanlah Ilmu Dariku Walau Satu Ayat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here