CKSPA Episode 30 – Sesungguhnya Kita Dan keluarga Mengalami Kerugian, Kecuali…

0
259
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 30
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 30
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 30

TarbiyatulAulad.com | Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 30

Sesungguhnya Kita Dan keluarga Mengalami Kerugian, Kecuali….

Saat menjelang keberangkatan kami untuk camping 3 hari di hutan, ummi kesulitan menemukan kunci rumah. Selagi ummi dan bapak kebingungan mencari kunci rumah, ada pembicaraan menarik yang terdengar…..

Shiddiq: “kita titipkan saja rumahnya pada Allah”
Ali: “tapi kita harus iktiar dulu baru titipin sama Allah”

Alhamdulillah akhirnya kunci serep kami temukan, dan bismillah perjalanan pun dimulai.
Ketika malam menjelang tidur, di dalam tenda kami berbicara….

shafiyah: “ummi barang-barang kita kan masih ada yang diluar tenda”
Ummi: “insya Allah gak apa-apa lah, isinya cuma bahan makanan. Kita titipin aja sama Allah”
Shiddiq: “ummi tapi gimana kalo ada pencuri?”
Ummi: “semua orang disini sibuk camping dik! kayaknya gak ada yang mau nyuri-nyuri makanan, udah yuk kita bobo aja, insya Allah gak apa-apa”
(Padahal ummi males banget harus keluar tenda malam-malam)

Tiba-tiba di pagi hari, anak-anak ribut memberi kabar

“Ummi…. makanan kita ada yang nyuri!”

Ummi pun segera melihat-lihat. Ternyata beberapa bungkus snack tortilla telah sobek bahkan beberapa bungkus lainnya nampak hilang. Lalu kami melihat beberapa tupai berhamburan berlari lalu bersembunyi sambil memakan tortilla.

Spontan anak-anak pun protes berkata…

“Tuh kan ummiiiii……… kita bilang juga apa!!!!! Masukin dulu makanannya, kan harus ikhtiar dulu!”

Ummi: “iya ya ummi yang salah, maaf ya… ummi gak kepikiran kalo bakal dicuri tupai, harusnya kita ikhtiar dulu baru titip sama Allah”

Wkwkwkwkwkkwkwkwk

Di waktu yang lain…..

Shiddiq: “Ummi kayaknya bapak itu gak pernah ngaji, idiq gak liat bapak ngaji”
Ummi: “hehehe itu karena idiq gak ketemu bapak seharian aja, kan kalo bapak pulang sibuk nidurin idiq dulu setelah shalat jamaah”
Shiddiq: “tapi kayaknya ngajinya gak sebanyak ummi lah…”
Ummi: “ya udah bilang sana sama bapak jangan lupa ngaji”

Itulah cuplikan kisah diantara sekian banyak pembicaraan serupa dimana sang guru yang kadang khilaf dalam bersikap, diingatkan oleh murid-muridnya. Didalam keluarga kami, proses saling menasihati dan mengingatkan tidak hanya berlaku satu arah, namun siapapun berhak melakukan dengan cara yang hormat kepada siapapun yang membutuhkanya.

Masya Allah…. memiliki banyak anak memang melahirkan sekian banyak tanggung jawab dan amanah. Namun jika masa masa sulit yang merepotkan ini kita pandang sebagai sebuah perjuangan menanam benih investasi kebaikan dunia dan akhirat, maka semoga tak lama lagi mereka dapat menjadi pelindung kita di dunia dan juru selamat bagi kita di akhirat kelak, insya Allah.

Karena sesungguhnya kehidupan dunia itu begitu singkat, maka hal itu berarti masa “kerepotan” kita menemani tumbuh kembang anak di usia tahun-tahun pertama kelahirannya hanya sebentar saja. Namun kita perlu mempersiapkan sejak dini agar tidak mengalami “kerepotan kembali” ketika kelak mereka meranjak dewasa. Dan sesungguhnya tugas yang lebih berat menanti adalah bagaimana kita terhidar dari “kerepotan” di negeri akhirat yang disebabkan oleh mereka. Dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran di dalam keluarga adalah kunci utama untuk terhindar dari kerepotan di negeri akhirat kelak.

Firman Allah:
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman dan orang-orang yang yang mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat dan menasehati supaya menetapi kesabaran.” Al-Quran surat Al Ashr 1-3.

#repot urusan anak diwaktu kecil itu PASTI
#repot urusan anak diwaktu dewasa itu PASTI ADA YANG SALAH
#repot urusa anak di negeri akhirat itu PASTI MERUGI


Penulis: Kiki Barkiah

Baca juga CKSPA Episode 29 – Fitrah Anak Itu Suci, Sayangnya…

Sampaikanlah Ilmu Dariku Walau Satu Ayat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here