CKSPA Episode 11 – Antara Saya, Homeschool dan 24 Jam

0
353
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 11
Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 11

TarbiyatulAulad.com | CKSPA – Cuplikan Kisah Seputar Pengasuhan Anak Episode 11

Antara Saya, Homeschool dan 24 Jam

“Sesungguhnya pekerjaan kita lebih banyak dari waktu yang tersedia” Begitulah kata-kata sekian “guru kehidupan” yang selalu saya ingat. Kalimat yang keluar dari orang-orang yang bersemangat mengumpulkan pahala kebaikan. Orang-orang yang berusaha meraih kedudukan tinggi di akhirat tanpa meninggalkan dunia. Orang-orang yang bersemangat untuk menjadi manusia yang bermanfaat di dunia tanpa meninggalkan akhirat. Orang-orang yang menjadi singa di siang hari dan rahib di malam hari. Orang yang digambarkan rasulullah sebagai orang yang lambungnya jauh dari tempat tidurnya. Orang-orang yang selalu bergerak, bergerak dan bergerak menabur manfaat. Orang-orang yang berusaha menjalankan 5 peran dalam kehidupan seseimbang mungkin. Sebagai hamba Allah, sebagai anak, sebagai istri/suami, sebagai ibu/ayah, dan sebagai anggota masyarakat. Dari mereka-merekalah saya belajar mengarungi kehidupan.

Peran ibu rumah tangga yang saya pilih sebagai peran utama dalam hidup saya, juga memiliki sekian banyak pekerjaan yang harus dilakukan didalam waktu yang sama-sama tersedia selama 24 jam. Ingin sekali rasanya bisa meneladani para guru kehidupan saya untuk bisa menjadi seorang manusia yang mampu seimbang dalam urusan dunia dan akhirat. Seiring berjalannya waktu, Allah memberi petunjuk pada saya agar waktu yang tersedia cukup untuk melakukan sekian banyak pekerjaan yaitu dengan menganut 2 prinsip. 1. Dilarang bergerak kecuali untuk hal yang bermanfaat. 2. Kerjakan lebih dari 1 pekerjaan di waktu yang sama (multitasking). Saya sangat salut dengan para wanita karir yang masih seimbang mengurus rumah tangga dan anak-anak namun tetap berprestasi di karirnya. Jujur saja kapasitas diri saya yang seperti ini membuat saya harus memilih untuk menjalankan apa yang paling mungkin untuk dijalankan saat ini. Mengurus 5 anak dan pekerjaan rumah tangga tanpa bantuan ART atau keluarga sudah menghabiskan 24 jam waktu yang tersedia. Perlu penggandaan energi untuk tetap seimbang menjalankan ibadah harian plus aktif menebar kebaikan di masyarakat.

Sebenarnya saya merasa kurang pantas untuk berbagi bagaimana saya mengelola 24 jam. Karena saya yakin para ibu-ibu bekerja mengelola waktu lebih luar biasa dari apa yang saya lakukan. Terlebih bagi mereka yang ingin menyeimbangkan semuanya. Namun berhubung banyak yang menginbox dengan pertanyaan yang sama semoga tulisan ini tetap bisa diambil manfaatnya.

Daftar pekerjaan harian: 1. Menyusui bayi, 2. Masak, 3. Mencuci, 4. Melipat baju, 5. Beres-beres, 6. mencuci piring, 7. Sapu lantai, 8. Menjemput anak sekolah, 9. Mencari ide, 10. Menulis, 11. Rapat organisasi via fb, 12. Mengajar homeschooling, 13. Mengurus badan anak-anak, 14. Tilawah quran, 15. Tahfidz dan murojaah pribadi, 16. Ibadah shalat, 17. Membaca, 18. Iklan tak terduga seperti melerai perkelahian dll.

Pembagian sesi homeschooling anak-anak: a. Sesi kognitif konsep b. Sesi kognitif latihan c. Sesi hands on learning d. Sesi konsep agama dan character building e. Sesi motorik halus f. Sesi motorik kasar g. Eksplorasi bebas h. Tilawah dan tahfidz i. Pengetahuan umum j. Murottal hafalan k. Membantu ummi

Pilihan metode homeschooling
i. mengerjakan workbook, ii. praktek langsung, iii. mendengar penjelasan, iv. membaca buku, v. presentasi, vi. diskusi, vii. Kegiatan mandiri, viii bimbingan langsung (talaqqi materi), ix. kunjungan edukasi, x. video edukasi

Kegiatan mingguan: kunjungan edukasi, mencari buku dan vcd materi pembelajaran seminggu ke library, mencari bahan project science atau art and craft, belanja mingguan, beres-beres ekstra, pengajian mingguan, tahfidz mingguan

Pembagian waktu yang tersedia:
A. Saat bayi menyusui atau minta dipangku
B. Saat bayi bangun dan mau duduk di kursi
C. Saat bayi tidur

Melihat daftar pekerjaan memang tidak mungkin dilaksanakan dalam waktu 24 jam jika tidak dilakukan dengan multitasking.

Beberapa contoh kombinasi yang biasanya dilakukan adalah:
Kondisi A:
(1,3,a) (1,3,b) (1,3,i) (1,10,e) (1,10,f) (1,10,g) (1,11,e) (1,11,f) (1,11,g) (1,15,g) (1,15,e) (1,h) (1,c)
Kondisi B:
(4, 9, e) (4, 9,g) (4, 9, i metode x) (4, 9, d metode x) (3,c,11) (5,e,j) (5,g,j)
Kondisi C:
(2, 6, b metode i) (2, 6, 9, a metode x) (2, 6, 9, d metode x) (2, 6, 9, i metode x) (3,c,11) (7,e,j) (7,g,j)

Intinya semua dilakukan sambil mengerjakan yang lain, bahkan beres-beres pun dicicil disela-sela kegiatan. Ditengah kesibukan, alhamdulillah saya tetap memiliki me-time dalam satu hari yang begitu nikmat saya rasakan salah satunya saat setiap siang anak-anak melaksakan sesi motorik kasar dengan bermain di park kemudian saya mojok menulis atau tilawah dibawah pohon.

Apakah kegiatan ini dapat tercapai setiap hari? Jawabannya harus diusahakan tercapai karena jika tidak pekerjaan pasti akan menumpuk. Bahkan saya menargetkan semuanya selesai sebelum suami pulang. Namun terkadang banyak hal-hal yang terjadi diluar rencana sehingga tidak dapat terlaksana optimal. Alhamdulillah suami saya tidak menuntut kesempurnaan bahkan ia masih menyempatkan membantu pekerjaan yang tidak selesai. Bantuan dan dukungan suami dan anak-anak sangat membantu tercapainya semua target harian. Jujur saja, dengan berbagai pertimbangan saya tidak bisa menjalankan manner dengan ideal terutama table manner, makan dengan duduk rapi di meja makan tanpa kegiatan apapun. Hal itu masih sangat sulit bagi saya. Dalam keadaan sangat tidak ideal, terkadang porsi metode mengajar dengan video eduakasi jadi lebih banyak terutama di hari senin saat pekerjaan lebih menumpuk. Namun saya mengimbanginya dengan kegiatan presentasi anak-anak terhadap apa yang diterima dari film yang ditonton.

Mohon maaf apabila sharing kali ini dirasa “basi banget” atau “gak penting”. Semoga masih bermanfaat untuk ibu-ibu yang masih kerepotan memanage waktu hariannya.

(Oh ya buat yang nanya kenapa masih sempet nulis, karena nulisnya sambil tidur di hp jadul di gambar ini, saya gak bs pake touch screen soalnya, gaptek)


Penulis: Kiki Barkiah

Baca juga CKSPA Episode 10 – Membangun Visi Hidup Anak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here